Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada minggu lalu berakhir dengan sentimen positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level
Author: Saham
Wall Street Turun, Investor Tertahan Menanti Perundingan AS-China
Pada penutupan perdagangan Jumat, IHSG mengalami penguatan meskipun mayoritas sektor saham mengalami penurunan. IHSG ditutup naik 0,07% menjadi 6.832,80, sedangkan indeks saham
Tarif Trump Membuat Bonus Karyawan di Wall Street Menyusut
Bonus di Wall Street diprediksi akan turun pada tahun 2025, berbeda dengan proyeksi enam bulan sebelumnya yang lebih optimis. Menurut laporan Yahoo
SGER Teken Kontrak Dagang Baru Bara dengan Vietnam: Nilainya Tinggi
SGER, perusahaan terbuka yang bergerak dalam perdagangan batu bara dunia dari Indonesia, telah membuktikan diri sebagai pemain yang solid dalam industri ini.
Bursa Suspensi Saham KRYA: Penjelasan & Dampaknya
Pasar saham Indonesia mengalami suspensi pada saham PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) karena adanya peningkatan
24 Emiten Buyback Saham Tanpa RUPS, Nilainya Tinggi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menanggulangi tekanan di pasar keuangan akibat ketidakpastian global.
Matahari Akan Tutup Gerai, Asosiasi Ritel Beri Peringatan
PT Matahari Department Store, atau yang dikenal dengan Matahari, dikabarkan akan menutup beberapa gerainya karena kinerja yang tidak menguntungkan. Solihin, Ketua Umum
IHSG 9 Mei 2025: Saham DKHH Turun, Indeks Ditutup Naik Terbatas
Pasar Asia Pasifik bergerak dengan beragam pada Jumat, di tengah sorotan atas data ekspor-impor Tiongkok untuk bulan April. Investor juga tertuju pada
Menjaga Pangsa Domestik dengan TKDN: Pabrik Baru Sat Nusapersada
Perusahaan PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) berencana untuk melakukan ekspansi pabrik dengan membangun fasilitas produksi setinggi 10 lantai. Stanly Rocky, Assistant General
Mengapa Saham BUMN Waskita Karya Berpotensi Delisting?
PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) masih jauh dari kemungkinan delisting menurut pengamat pasar keuangan, Lucky Bayu Purnomo. Indikator positif









