7 Negara di Dunia yang Bebas Utang, Ini Daftarnya

by -67 Views

Tidak semua negara bergantung pada utang untuk membiayai pembangunan atau menutup defisit anggaran. Sejumlah negara dan wilayah memiliki rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) yang sangat rendah, bahkan ada yang tercatat tidak memiliki utang kepada Dana Moneter Internasional (IMF).

Utang pemerintah dapat berasal dari berbagai sumber, antara lain pinjaman dari lembaga multilateral seperti IMF, pinjaman bilateral antarnegara, maupun penerbitan obligasi kepada investor. Bagi negara yang menghadapi tekanan ekonomi, IMF biasanya menjadi salah satu sumber pendanaan untuk membantu stabilisasi mata uang, pemulihan pertumbuhan, serta pembiayaan kebutuhan impor.

Namun, negara dengan penerimaan besar dari sumber daya alam, pajak, atau sektor ekonomi tertentu dapat mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman. Berdasarkan data IMF yang dikutip dalam artikel tersebut, berikut wilayah dan negara dengan utang sangat rendah.

Macau hingga Tuvalu

Macau tercatat tidak memiliki utang pemerintah selama 15 tahun terakhir. Rasio utangnya disebut berada di level 0%. Sebagai wilayah administratif khusus China, Macau dikenal sebagai salah satu kawasan terkaya di Asia. Pendapatan per kapitanya mencapai US$32.418 pada 2022, sementara perekonomiannya banyak ditopang sektor pariwisata, termasuk industri kasino dan perjudian.

Brunei Darussalam juga tidak memiliki utang kepada IMF. Meski demikian, negara ini tetap memiliki utang nasional. Rasio utang terhadap PDB Brunei mencapai 2,3% pada 2024. Dalam periode 1985-2022, angkanya rata-rata berada di sekitar 0,94%, bahkan sempat menyentuh 0% pada 1986. Kekayaan Brunei terutama berasal dari cadangan minyak dan gas alam, dengan pendapatan per kapita tercatat US$65.670.

Turkmenistan memiliki rasio utang terhadap PDB sebesar 4,7% pada 2024. Data IMF juga memperkirakan utang nasional negara tersebut terus menurun hingga 2028, dengan total sekitar US$0,3 miliar atau turun 8% dari periode sebelumnya.

Tuvalu, negara kepulauan yang menjadi bagian dari Persemakmuran Inggris, tidak memiliki utang kepada IMF. Meski luas wilayahnya hanya 26 kilometer persegi dan jumlah penduduknya sekitar 11.204 jiwa pada 2021, rasio utang terhadap PDB Tuvalu mencapai 7% pada 2024.

Rasio utang di bawah 10%

Kuwait berada dalam kelompok negara dengan rasio utang rendah. Negara di timur laut Arab Saudi itu memiliki rasio utang terhadap PDB sebesar 7,1% pada 2024. Kuwait memiliki luas wilayah 17.818 kilometer persegi.

Hong Kong SAR atau Daerah Administratif Khusus Hong Kong mencatat rasio utang terhadap PDB sebesar 9% pada 2024. Dalam sumber tersebut, rendahnya rasio utang dikaitkan dengan pasar keuangan yang maju serta tingginya nilai properti. Penerimaan dari pajak properti disebut mampu menutup biaya pemerintah yang relatif kecil.

Kiribati, negara kepulauan di Oseania yang berada di tengah Samudra Pasifik, memiliki rasio utang terhadap PDB sebesar 9,9% pada 2024. Negara dengan luas wilayah 811 kilometer persegi itu memiliki populasi lebih dari 119.000 jiwa pada 2020.

Posisi Indonesia

Indonesia juga tidak lagi memiliki utang kepada IMF. Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, menegaskan pemerintah telah melunasi utang kepada lembaga tersebut sejak 2006.

“Pemerintah sudah tidak berutang lagi ke IMF sejak Oktober 2006,” tegasnya.

Meski demikian, kondisi tersebut berbeda dengan total utang pemerintah Indonesia. Rasio utang terhadap PDB Indonesia pada 2024 tercatat 39,3%, atau berada di atas 20%.

Source link