Faktor Penyebab IHSG Turun 1,8% ke 6.196

by -49 Views

IHSG Ditutup Menguat, 3 Faktor Ini Picu Penurunan Tajam

Pada perdagangan saham Jumat, IHSG kembali ditutup di zona merah, melemah 1,88% ke level 6.196,43. Penurunan ini dipicu oleh sejumlah faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pasar saham.

Penutupan IHSG Hari Ini

Indeks saham LQ45 terperosok 1,97% menjadi 614,78 setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi 6.268,53 dan terendah 6.159,14. Dalam perdagangan tersebut, 587 saham melemah sementara 105 saham stagnan dan 104 saham menguat.

Total frekuensi perdagangan saham mencapai 2.256.727 kali dengan volume perdagangan mencapai 37,9 miliar saham. Sedangkan nilai transaksi harian saham tercatat sebesar Rp 17,7 triliun.

Sentimen Dibalik Koreksi IHSG

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengungkapkan bahwa penurunan IHSG dipengaruhi oleh beberapa sentimen terkait situasi global. Pertama, rencana Amerika Serikat untuk memberlakukan tarif impor baru terhadap 60 mitra dagang, termasuk Indonesia, sebesar 10-12,5%.

Kedua, ketegangan di Timur Tengah yang memengaruhi harga minyak dunia yang kini berada di level US$ 100 per barel. Menyusulnya, kekhawatiran investor akan inflasi global dan kebijakan bank sentral yang kemungkinan akan tetap hawkish, juga turut mempengaruhi pergerakan IHSG.

Sektor Saham yang Tertekan

Seluruh sektor saham mengalami tekanan pada perdagangan hari ini. Sementara sektor energi turun 2,82%, sektor basic susut 3,02%, dan sektor industri melemah 1,47%. Tak ketinggalan, sektor consumer nonsiklikal turun 1,45% dan sektor consumer siklikal mengalami penurunan terbesar sebesar 3,04%.

Di samping itu, sektor kesehatan susut 0,26%, sektor keuangan melemah 25, sektor properti turun 1,16%, sektor teknologi terperosok 1,41%, sektor infrastruktur melemah 1,63%, dan sektor transportasi terpangkas 2,7%.

Source link