IHSG Turun ke 6.315, Saham TINS Naik 1,9%

by -65 Views

IHSG Anjlok di Tengah Kenaikan Harga Minyak Mentah dan Emas Global

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan terpaksa mengalami koreksi dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mencapai 17.941. Hal ini terjadi meskipun mayoritas sektor saham mengalami kenaikan.

Koreksi IHSG di Perdagangan Hari Ini

Menurut data RTI, IHSG ditutup turun 0,30% menjadi 6.315,31, sementara indeks saham LQ45 juga melemah 0,86% menjadi 627,11. Hal ini terjadi karena sebagian besar indeks saham acuan tertekan dalam perdagangan tersebut.

Pasangan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran 17.941, sementara IHSG bergerak di level antara 6.306,64 hingga 6.454,30. Meskipun terjadi koreksi, sebanyak 321 saham mampu menguat, menahan penurunan IHSG, sementara 299 saham mengalami pelemahan dan 176 saham stagnan.

Pengaruh Kenaikan Harga Minyak Mentah dan Emas Global

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyatakan bahwa kenaikan harga minyak mentah dalam enam pekan terakhir mempengaruhi perilaku pelaku pasar, yang cenderung lebih berhati-hati dan melakukan trading jangka pendek. Investor juga mulai bersikap hati-hati akibat kenaikan harga minyak dan emas di tingkat global.

Selain itu, terkait eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran, harga minyak jenis WTI dan Brent masing-masing mencapai di atas level US$ 89 dan US$ 97 per barel. Hal ini membuat investor semakin berhati-hati dalam melakukan transaksi perdagangan saham.

Sektor Saham yang Mengalami Kenaikan

Pada perdagangan saham Kamis, mayoritas sektor saham mengalami kenaikan. Sektor properti menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 3,13%, diikuti oleh sektor consumer nonsiklikal naik 1,56%, sektor energi bertambah 1,52%, dan sektor transportasi menanjak 1,33%. Sementara sektor basic menguat 0,23%, sektor teknologi 0,71%, dan sektor infrastruktur terpangkas 0,05%.

Source link