PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) siap untuk melakukan ekspansi pada tahun 2026 dengan menambah kapasitas fasilitas pendukung dan meningkatkan produksi guna menghadapi peluang pasar global yang ada. Direktur Utama PT Lovina Beach Brewery Tbk, Bona Budhisurya, mengungkapkan bahwa perusahaan sedang membangun dua fasilitas tambahan sebagai area penyimpanan untuk bahan baku dan kemasan. Meskipun kapasitas operasional perusahaan masih mencukupi kebutuhan pasar saat ini, peningkatan kapasitas penyimpanan tetap diperlukan.
Ekspansi ini dilakukan sebagai respons terhadap penandatanganan nota kesepahaman dengan mitra distributor terbesar di Jepang serta minat dari calon mitra di Eropa, Amerika Serikat, dan Meksiko. Bona menilai pasar Jepang, khususnya untuk produk ready to drink (RTD), memiliki potensi besar. Jika Lovina mampu menguasai sebagian kecil pasar RTD di Jepang, perusahaan harus beroperasi penuh selama 24 jam.
Untuk mendukung rencana ekspansi ini, diperkirakan dana yang dibutuhkan akan mencapai di atas Rp 10 miliar. Dengan ekspansi yang direncanakan, Lovina menargetkan peningkatan signifikan pada penjualan di tahun 2026. Bona memproyeksikan pendapatan dan laba bersih perusahaan bisa tumbuh lima kali lipat dibandingkan sejak penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2023. Dengan dukungan partner-partner yang telah disiapkan, Lovina optimis mencapai target ini.





