Perusahaan India Siap IPO di Saat Persaingan E-Commerce Memanas

by -53 Views

Porsi IPO di India Semakin Diminati oleh Investor Non-Institusional

Pada saat ini, investor non-institusional, termasuk individu dengan kekayaan bersih tinggi, telah menunjukkan minat yang sangat besar dalam berbagai penawaran saham di pasar. Mereka mengajukan sekitar dua kali lipat dari porsi yang sebenarnya dicadangkan. Di sisi lain, investor ritel juga tak kalah tertarik, dengan pengajuan sekitar 1,1 kali lipat dari porsi yang mereka inginkan.

Berbagai bank investasi domestik dan global, seperti Kotak Mahindra Capital, Axis Capital, BNP Paribas, dan HDFC Bank, turut serta dalam peran sebagai penjamin emisi gabungan (joint bookrunners) dalam berbagai penawaran saham. Selain itu, Tata Capital, yang merupakan pemberi pinjaman nonbank terbesar ketiga di India, menawarkan berbagai layanan keuangan, mulai dari pinjaman ritel hingga pembiayaan usaha kecil dan menengah, solusi korporat, hingga pinjaman infrastruktur.

India telah menjadi salah satu pasar IPO paling dinamis di dunia tahun ini. Data terbaru dari laporan IPO global EY menunjukkan bahwa pada kuartal ketiga tahun 2025, India berhasil mencatat 146 IPO yang berhasil mengumpulkan USD 7,2 miliar atau sekitar Rp 119,42 triliun. Dengan demikian, total IPO yang berhasil diluncurkan selama sembilan bulan terakhir mencapai 254 IPO dengan total dana yang terkumpul mencapai USD 11,8 miliar atau setara dengan Rp 195,71 triliun. Hal ini juga menunjukkan kekuatan dan kedalaman pasar modal domestik India.

Seiring dengan perkembangan tersebut, LG Electronics India juga dijadwalkan akan memulai debut perdagangannya pada Selasa ini. Hal ini menunjukkan bahwa minat dan antusiasme terhadap berbagai penawaran saham di India tetap tinggi, serta menegaskan posisinya sebagai salah satu pasar IPO yang paling menarik di dunia.

Source link