Kinerja IHSG 2025: Penopang Pertumbuhan 20%

by -51 Views

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan adanya sejumlah sentimen baik internal dan eksternal yang mendukung laju IHSG. Beberapa faktor yang mendorong kinerja IHSG termasuk pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) dan tarif dagang Amerika Serikat (AS). Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mengalami kenaikan sebesar 20,59% menjadi 8.537,91 secara year to date (ytd), menjadikannya berada di peringkat ketiga di kawasan ASEAN dan peringkat tujuh di kawasan Asia Pasifik.

Meskipun terjadi pertumbuhan IHSG yang positif, investor asing cenderung melakukan aksi jual saham dengan total penjualan mencapai Rp 18,36 triliun sepanjang tahun 2025. Fund Manager dari Syailendra Capital, Rendy Wijaya, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang mendukung kinerja IHSG selama tahun 2025, seperti penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) dan penguatan saham konglomerasi yang memberikan kontribusi positif terhadap IHSG.

Selain itu, pengamat pasar modal Reydi Octa menambahkan bahwa kenaikan IHSG didukung oleh sejumlah sentimen terutama dari faktor domestik seperti reshuffle kabinet, suntikan likuiditas dari Menteri Keuangan, dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Meskipun demikian, aksi jual investor asing masih menjadi faktor penghambat utama dalam pertumbuhan IHSG.

Rendy dan Reydi juga mengungkapkan bahwa ketidakpastian global dan sentimen risk-off terutama terkait isu tarif dagang AS memberikan tekanan pada IHSG. Ditambah lagi dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang memicu aliran keluar modal dari investor asing. Semua faktor tersebut memberikan gambaran komprehensif mengenai kinerja IHSG sepanjang tahun 2025.

Source link