Perizinan Dipercepat, Batam Incar Investasi Rp66 Miliar

by -55 Views

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali menggelar coaching clinic untuk membantu pelaku usaha mempercepat realisasi investasi sekaligus mempermudah proses perizinan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB) Batam. Melalui kegiatan tersebut, BP Batam mendorong agar proses yang dihadapi pelaku usaha dapat berjalan lebih efektif.

Fokus pada investasi dan perizinan

Coaching clinic menjadi salah satu langkah yang dijalankan BP Batam dalam mendukung kegiatan usaha di kawasan KPBPB. Forum ini diarahkan untuk memberikan pendampingan terkait kebutuhan pelaku usaha, terutama dalam proses perizinan yang berkaitan dengan rencana investasi.

Upaya tersebut dilakukan seiring strategi pengembangan ekonomi yang diterapkan BP Batam. Dalam strategi itu, BP Batam menargetkan investasi yang masuk ke Batam mencapai Rp66 miliar.

Target tersebut menjadi bagian dari agenda BP Batam untuk mendorong peningkatan investasi melalui penguatan layanan kepada dunia usaha. Percepatan proses perizinan diposisikan sebagai salah satu aspek penting agar rencana investasi dapat direalisasikan.

Pendampingan bagi pelaku usaha di KPBPB

Dengan kembali menyelenggarakan coaching clinic, BP Batam membuka ruang pendampingan bagi pelaku usaha yang menjalankan kegiatan di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas. Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan fokus BP Batam pada penyederhanaan proses yang perlu ditempuh investor.

Pelaksanaan coaching clinic tidak hanya berkaitan dengan target investasi, tetapi juga dengan upaya memperlancar tahapan administrasi dan perizinan. BP Batam mendorong agar pelaku usaha memperoleh kemudahan dalam mengurus kebutuhan tersebut sehingga realisasi investasi dapat berjalan sesuai rencana.

Informasi mengenai kegiatan dan strategi BP Batam itu disampaikan dalam program Evening Up CNBC Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2026. Dalam pemberitaan tersebut, coaching clinic disebut kembali digelar sebagai bagian dari langkah BP Batam mengejar target investasi Rp66 miliar serta mempercepat layanan perizinan bagi pelaku usaha di KPBPB.

Source link