7 Manfaat Jagung untuk Pencernaan, Mata, dan Kesehatan

by -49 Views

Jagung bukan hanya bahan pangan yang mudah ditemukan, tetapi juga menyediakan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Biji-bijian bernama ilmiah Zea mays ini dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi beragam produk, seperti popcorn, tepung jagung, tortilla, dan minyak jagung.

Tanaman yang berasal dari Amerika Tengah tersebut kini dibudidayakan dalam berbagai jenis dan warna, termasuk kuning, putih, merah, dan ungu. Kandungan serat serta nutrisinya umumnya lebih banyak pada jagung yang belum diolah dibandingkan produk jagung yang telah melalui pemrosesan.

Tujuh manfaat jagung bagi kesehatan

1. Mendukung kesehatan pencernaan. Jagung mengandung serat tidak larut yang tidak dicerna oleh tubuh. Serat ini membantu menambah volume feses sehingga proses pembuangan sisa pencernaan dapat berlangsung lebih lancar. Serat juga menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di dalam usus yang berperan dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

2. Membantu menjaga kesehatan mata. Kandungan lutein dan zeaksantin pada jagung merupakan jenis antioksidan yang dapat membantu memelihara kesehatan mata. Jagung juga mengandung karotenoid yang bisa digunakan tubuh untuk membentuk vitamin A. Vitamin tersebut dibutuhkan untuk mendukung fungsi retina, kornea, serta bagian pelindung mata.

3. Mendukung kesehatan jantung. Karotenoid dalam jagung memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melawan peradangan di dalam tubuh. Selain itu, jagung mengandung kalium yang berperan dalam menjaga tekanan darah dan membantu mengatur irama jantung.

4. Menjadi sumber antioksidan. Jagung dengan warna yang lebih pekat mengandung sejumlah antioksidan. Salah satunya adalah jagung ungu, yang mengandung quercetin. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi sehingga dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Peran jagung dalam pola makan

5. Membantu menjaga kadar gula darah. Serat pada jagung dapat memperlambat pencernaan pati menjadi gula. Dengan proses tersebut, penyerapan gula ke dalam aliran darah berlangsung lebih bertahap dan dapat membantu mencegah kenaikan kadar gula darah secara cepat.

6. Secara alami bebas gluten. Jagung tidak mengandung gluten secara alami. Karena itu, jagung dapat menjadi pilihan bagi orang yang perlu menghindari gluten, termasuk mereka yang memiliki penyakit celiac atau sensitivitas terhadap gluten.

7. Mendukung kesehatan tubuh secara umum. Sebagai salah satu sumber biji-bijian utuh, jagung dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Konsumsi biji-bijian utuh dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap sejumlah masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, kanker kolorektal, diabetes tipe 2, dan obesitas.

Manfaat tersebut berkaitan dengan kandungan gizi jagung, terutama ketika dikonsumsi dalam bentuk yang belum banyak diolah. Jagung dapat menjadi bagian dari menu sehari-hari melalui berbagai cara penyajian, baik dimakan langsung maupun diolah menjadi makanan lain.

Source link