Direktur Utama TOWR Borong 2,5 Juta Saham di Harga Rp388

by -69 Views

Direktur Utama PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Ferdinandus Aming Santoso menambah kepemilikan saham perusahaan dengan membeli 2.577.300 saham pada harga Rp388 per saham. Transaksi tersebut dilakukan pada 25 September 2026 dan disebut untuk tujuan investasi.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Minggu, 27 September 2026, nilai pembelian saham itu mencapai Rp999,99 juta atau hampir Rp1 miliar. Dalam dokumen tersebut, perusahaan menyebut transaksi dilakukan dengan status kepemilikan langsung. “Tujuan transaksi investasi dengan status kepemilikan langsung,” demikian keterangan dalam keterbukaan informasi BEI.

Kepemilikan meningkat menjadi 15,19 juta saham

Setelah pembelian, Ferdinandus tercatat memiliki 15.190.581 saham TOWR. Jumlah itu setara dengan 0,0257 persen kepemilikan di perusahaan.

Sebelum transaksi, Direktur Utama TOWR tersebut menguasai 12.613.281 saham atau 0,0213 persen dari saham perusahaan. Dengan demikian, jumlah saham yang dimilikinya bertambah 2.577.300 saham, sesuai dengan saham yang dibeli dalam transaksi pada 25 September.

Aksi pembelian saham oleh direksi tersebut berlangsung ketika pergerakan saham TOWR di pasar mengalami tekanan. Berdasarkan data RTI, saham TOWR ditutup turun 1,52 persen ke level Rp390 per saham.

Saham TOWR bergerak di rentang Rp384-Rp398

Pada perdagangan tersebut, saham TOWR dibuka menguat Rp2 ke posisi Rp398 per saham. Harga saham kemudian bergerak pada rentang Rp384 hingga Rp398 per saham. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.881 kali, dengan volume 410.777 saham dan nilai transaksi harian Rp16 miliar.

Tekanan juga terlihat pada pasar saham secara keseluruhan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,90 persen menjadi 6.241,89, sedangkan indeks saham LQ45 turun 0,35 persen ke level 621,10. Sebagian besar indeks saham acuan tercatat berada di zona merah.

Menjelang akhir pekan, IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.328,41 dan menyentuh titik terendah 6.231,83. Pelemahan indeks dipengaruhi oleh 558 saham yang turun. Pada saat yang sama, sebanyak 118 saham menguat dan 117 saham lainnya tidak berubah.

Total frekuensi perdagangan di seluruh pasar mencapai 1.633.692 kali. Volume transaksi tercatat 33,3 miliar saham dengan nilai transaksi harian sebesar Rp9,6 triliun.

Source link