Prabowo Kumpulkan Menkeu-Gubernur BI di Hambalang, Bahas Apa?

by -48 Views

Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan jajaran pengambil kebijakan ekonomi dalam rapat terbatas di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9/2026). Pertemuan itu membahas kondisi ekonomi terkini serta langkah antisipatif untuk menghadapi dinamika yang berpotensi memengaruhi perekonomian Indonesia.

Rapat dihadiri Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P Roeslani, Kepala BP BUMN RI Dony Oskaria, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, serta Prasetyo Hadi dari Sekretariat Negara.

Bahas kondisi ekonomi dan risiko global

Suahasil menyampaikan agenda pertemuan tersebut melalui unggahan di akun Instagram-nya. Menurut dia, rapat yang dipimpin Prabowo berfokus pada perkembangan ekonomi nasional dan persiapan kebijakan untuk menjaga kondisi ekonomi ke depan.

“Rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden @prabowo ini membahas kondisi ekonomi terkini dan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ekonomi Indonesia ke depan,” tulis Suahasil.

Perkembangan ekonomi global menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan. Perubahan situasi eksternal dinilai dapat memengaruhi kondisi domestik, termasuk stabilitas makroekonomi Indonesia. Karena itu, pemerintah membahas kebijakan yang dapat merespons kondisi saat ini sekaligus mengantisipasi tekanan yang mungkin muncul.

Pertemuan di Hambalang juga menjadi forum untuk mengevaluasi perkembangan ekonomi dan keuangan nasional. Pembahasan diarahkan agar kebijakan yang ditempuh pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas serta mempertahankan momentum pertumbuhan.

Perkuat koordinasi lintas otoritas

Selain perkembangan global, rapat tersebut membahas kebutuhan untuk menyelaraskan kebijakan fiskal dengan kebijakan ekonomi lainnya. Pemerintah perlu memastikan berbagai langkah tetap berjalan searah ketika kondisi global maupun domestik mengalami perubahan.

Koordinasi lintas lembaga turut menjadi bagian penting dalam pertemuan itu. Pemerintah, Bank Indonesia, OJK, dan lembaga terkait perlu menjaga sinergi agar kebijakan ekonomi dapat dijalankan secara efektif. Keterlibatan sejumlah pejabat dari sektor fiskal, moneter, jasa keuangan, investasi, BUMN, legislatif, dan Sekretariat Negara mencerminkan cakupan koordinasi yang dibahas.

Kehadiran Suahasil juga menandai keterlibatan langsung Menteri Keuangan dalam pembahasan arah kebijakan ekonomi bersama Presiden. Pertemuan tersebut berlangsung ketika pemerintah menghadapi situasi ekonomi global yang terus berubah, sehingga penyiapan kebijakan tidak hanya ditujukan untuk merespons persoalan yang sedang berlangsung.

Suahasil menekankan pentingnya koordinasi antarotoritas dalam menjaga stabilitas ekonomi. “Koordinasi yang solid antar otoritas adalah kunci stabilitas. Fondasi kuat hari ini, untuk Indonesia yang lebih maju esok hari,” tulisnya.

Source link