IHSG Berpotensi Turun ke 6.400, Rekomendasi Saham 21 September 2026

by -58 Views

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghadapi risiko melanjutkan koreksi pada perdagangan Senin, 21 September 2026. Namun, indeks masih memiliki peluang berbalik menguat apabila mampu bertahan di atas level 6.370.

Pada perdagangan Jumat, 18 September 2026, IHSG ditutup melemah 0,33 persen ke posisi 6.441. Tekanan jual juga terlihat dalam kinerja mingguan. Sepanjang pekan, IHSG turun 1,53 persen dengan dominasi tekanan jual, meski volume perdagangan tercatat mengecil.

IHSG Berpotensi Menguji Area 6.290-6.370

Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan pergerakan IHSG masih dibayangi risiko penurunan. Dalam catatannya pada Senin, ia menyebut skenario terburuk saat ini menempatkan IHSG pada bagian wave iv dari wave © pada label hitam.

“Worst case, saat ini diperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave © pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6.290-6.370,” kata Herditya.

Meski demikian, ruang penguatan tetap terbuka selama IHSG mampu mempertahankan posisi di atas 6.370. Dalam skenario tersebut, indeks berpeluang bergerak menuju kisaran 6.541-6.581 pada perdagangan Senin.

PT Pilarmas Investindo Sekuritas juga memperkirakan IHSG berpotensi melemah secara terbatas. Sekuritas tersebut menetapkan level support di 6.400 dan resistance di 6.535.

Daftar Saham Pilihan Sekuritas

Untuk perdagangan hari ini, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).

Sementara itu, Herditya memilih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebagai saham yang dapat dicermati.

Rekomendasi Teknikal MNC Sekuritas

Untuk saham BBCA, MNC Sekuritas memberikan rekomendasi Trading Buy. Saham tersebut turun 0,79 persen ke level 6.300 dan masih didominasi tekanan jual yang cenderung meningkat. Pergerakannya juga telah berada di bawah MA60.

Herditya memperkirakan posisi BBCA saat ini berada di akhir wave (a) dari wave [y]. Area Trading Buy berada pada 6.100-6.275, dengan target harga 6.475 dan 6.575. Batas stop loss ditetapkan di bawah 6.050.

Untuk BULL, rekomendasi yang diberikan adalah Buy on Weakness. Saham PT Buana Lintas Lautan Tbk itu bergerak datar di level 390, tetapi disertai kemunculan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BULL berada di akhir wave C dari wave (B).

Area Buy on Weakness BULL berada pada 370-388. Target harga ditetapkan di 412 dan 440, sedangkan batas stop loss berada di bawah 364.

Source link