IHSG Tergelincir ke 6.597, BMRI Melambung 0,93%

by -37 Views

Bitcoin Turun, IHSG Merosot: Seberapa Dampaknya?

Pada Rabu, 2 September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah seiring dengan melemahnya sektor saham di pasar modal Indonesia. Koreksi IHSG terjadi di tengah penguatan sektor saham teknologi dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Sektor Saham Teknologi Pimpin Kenaikan

Sebagai catatan, sektor saham teknologi menjadi penguat terbesar dengan kenaikan mencapai 3,74%. Sementara itu, sektor saham keuangan, consumer, transportasi, dan sebagian sektor lainnya juga mengalami kenaikan. Namun, sektor basic dan sektor energi justru mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pada sesi kedua perdagangan, IHSG bergerak antara level tertinggi 6.629,54 dan terendah 6.561. Sebanyak 321 saham melemah, sementara 282 saham menguat dan 186 saham stagnan. Volume perdagangan saham mencapai 64,4 miliar saham dengan total frekuensi perdagangan 2.456.899 kali.

Saham BUMI Stagnan

Sementara itu, saham BUMI stagnan di harga Rp 206 per saham. Meskipun sempat menguat pada pembukaan, saham BUMI kembali ke level harga awal. Transaksi saham BUMI mencapai Rp 415,2 miliar dengan total frekuensi perdagangan 43.016 kali.

Dengan demikian, perkembangan IHSG dan sektor saham di pasar modal hari ini memberikan gambaran yang menarik. Kenaikan sektor teknologi yang begitu signifikan menjadi sorotan, sementara penurunan pada sektor energi dan basic juga memberikan indikasi terhadap perkembangan ekonomi saat ini.

Source link