Elnusa Catat Pendapatan Rp 7,58 Triliun di Semester I 2026

by -43 Views

PT Elnusa Tbk Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih Hingga Semester I 2026

PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba bersih hingga semester I 2026. Pendapatan usaha perusahaan mencapai Rp 7,58 triliun, naik 8,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara laba bersih meningkat 29,2% menjadi Rp 435 miliar dari tahun sebelumnya.

Strategi Pertumbuhan dan Diversifikasi

PT Elnusa Tbk menyebutkan bahwa pertumbuhan laba yang lebih tinggi dari pendapatan mencerminkan upaya perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan optimalisasi portofolio bisnis. Perluasan pasar ke luar ekosistem Pertamina menjadi salah satu strategi untuk memperkuat sumber pertumbuhan dan diversifikasi basis pelanggan.

Dengan pengalaman lebih dari lima dekade di industri energi, Elnusa memanfaatkan kompetensi, teknologi, aset, dan operational know-how yang telah teruji untuk menjawab kebutuhan pelanggan eksternal, termasuk dalam sektor di luar minyak dan gas bumi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus membangun portofolio bisnis yang lebih berimbang.

Peran Third-Party dan Carry Forward Contracts

Hingga semester I 2026, sekitar 22% pendapatan usaha Elnusa berasal dari pelanggan pihak ketiga (third party). Perusahaan juga memiliki carry forward contracts sebesar Rp 18,8 triliun, yang menjadi dasar aktivitas bisnis yang akan dieksekusi sesuai dengan periode dan ruang lingkup kontrak.

Rustam Aji, Corporate Secretary PT Elnusa Tbk, menjelaskan bahwa kemampuan perusahaan untuk membawa kompetensi di industri migas ke pasar yang lebih luas menjadi modal penting bagi pertumbuhan. Fokus perusahaan adalah mengubah kompetensi, teknologi, pengalaman, dan aset yang dimiliki menjadi solusi yang relevan bagi pelanggan serta menciptakan peluang bisnis baru yang memberikan nilai berkelanjutan.

Source: Liputan6.com

Source link