Pembaruan Harga Beras Stabil di Merauke, Sama dengan di Jawa

by -150 Views

Jakarta, CNBC Indonesia – Program cetak sawah dan optimasi lahan (oplah) di Kabupaten Merauke, Papua Selatan mendapat respons positif dari petani setempat. Fransiskus Gebze, petani dan pemilik tanah ulayat di daerah tersebut, menyatakan bahwa kedua program tersebut telah memberikan dampak positif terhadap ketersediaan beras di Merauke.

Menurut Fransiskus, hasil dari program tersebut adalah terjangkaunya harga beras di wilayah tersebut, membuat masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang lebih terjangkau daripada sebelumnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi pangan nasional dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia.

Masyarakat Merauke Nikmati Harga Beras Kompetitif

Fransiskus juga menyebutkan bahwa harga beras di Merauke kini semakin kompetitif dan mendekati harga di Pulau Jawa. Bahkan, harga jual beras premium di daerah tersebut saat ini berkisar Rp15 ribu per kilogram, menurun dari sebelumnya Rp20 ribu per kilogram.

“Sudah sama dengan Pulau Jawa. Dan sekarang masyarakat menikmatinya,” kata Fransiskus.

Optimalisasi Lahan dan Stabilitas Harga Beras

Program cetak sawah dan optimalisasi lahan yang diterapkan di Merauke diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memberikan stabilitas harga beras bagi masyarakat. Dengan adanya peningkatan produksi gabah seiring dengan ekspansi lahan, harga beras di Merauke dapat stabil seperti di Pulau Jawa.

Fransiskus menyimpulkan bahwa produksi pangan di Papua Selatan meningkat dan harga beras telah stabil, memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Source link