Perusahaan Otomotif Jepang Berencana Mundur dari RI: Dampak pada Ribuan Buruh

by -72 Views

Potensi PHK Ribuan Pekerja di Perusahaan Otomotif Jawa Timur

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengungkap adanya potensi ancaman terhadap ribuan pekerja di dua perusahaan komponen otomotif di Jawa Timur. Informasi tersebut ditemukan melalui pemantauan di Pasuruan dan Mojokerto dalam rangka mitigasi risiko PHK di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Situasi Konflik Geopolitik Pengaruhi Investasi Perusahaan Otomotif

Said menyatakan bahwa temuan ini juga terkait dengan konflik geopolitik yang memengaruhi strategi investasi prinsipal otomotif Jepang. Informasi awal menunjukkan bahwa perang berkepanjangan telah mendorong prinsipal otomotif Jepang untuk memindahkan investasi ke negara lain, khususnya fokus pada pengembangan mobil listrik di Vietnam.

Walau identitas perusahaan dan jumlah pekerja yang terdampak belum diungkap, KSPI berencana melakukan negosiasi dengan perusahaan terkait agar tetap beroperasi di Indonesia. Said juga akan berkoordinasi dengan DPR dan Presiden untuk mendukung pengembangan industri mobil listrik di tanah air.

Pendekatan Mitigasi untuk Antisipasi Dampak Perlambatan Ekonomi Global

Langkah-langkah mitigasi yang diambil oleh pemerintah dan serikat pekerja, atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, bertujuan untuk mengantisipasi dampak dari perlambatan ekonomi global terhadap dunia usaha dan ketenagakerjaan. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan mendatangi langsung perusahaan yang berpotensi menghadapi masalah, untuk mencegah PHK massal. Tujuan utamanya adalah memastikan kontinuitas kerja.

Selain sektor otomotif, industri kertas dan alas kaki juga menjadi fokus perhatian pemerintah dan serikat buruh, sebagai bagian dari upaya pemantauan terhadap potensi ancaman terhadap ribuan pekerja di sektor tersebut.

Source link

Source link