Serangan Israel Tewaskan 11 Orang: Gencatan Senjata Tidak Berpengaruh

by -67 Views

Konflik Lebanon-Israel Belum Mereda Meski Gencatan Senjata

Jakarta, CNBC Indonesia – Konflik di perbatasan Lebanon-Israel belum mereda meskipun gencatan senjata baru saja diumumkan. Israel kembali melakukan serangan udara ke wilayah Lebanon selatan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam setelah kesepakatan tersebut tercapai, dengan sedikitnya 11 orang dilaporkan tewas.

Serangan Israel ke Lebanon Selatan

Kantor berita resmi Lebanon melaporkan bahwa jet tempur, drone, dan artileri Israel menyerang lebih dari selusin wilayah di sekitar Kota Nabatieh. Serangan ini menyebabkan kepulan asap tebal di sejumlah wilayah Lebanon selatan pada Sabtu waktu setempat. Militer Israel menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menyerang “target teroris Hizbullah” sebagai respons atas tembakan proyektil yang dilakukan kelompok tersebut ke arah pasukan Israel di Lebanon selatan.

Respon Hizbullah dan Isu Diplomasi

Pejabat senior Hizbullah, Hassan Fadlallah, menegaskan bahwa kelompoknya tetap memiliki hak untuk membalas serangan Israel. Meskipun Amerika Serikat mencoba untuk mendorong perdamaian di wilayah tersebut, situasi terus memanas. Utusan khusus AS, Steve Witkoff, dilaporkan akan melakukan perjalanan ke Swiss untuk membahas implementasi kesepakatan dengan Iran.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di sisi lain, menghadapi tekanan politik dalam negeri untuk melanjutkan operasi militer terhadap Hizbullah. Kelompok tersebut juga mengancam akan meningkatkan serangan apabila pasukan Israel terus melakukan invasi ke wilayah Lebanon selatan.

Krisis Kemanusiaan akibat Konflik

Konflik yang terjadi sejak awal Maret telah menyebabkan krisis kemanusiaan serius di Lebanon. Sekitar satu juta warga masih mengungsi dari rumah mereka, sementara puluhan komunitas di wilayah selatan dilaporkan hancur total akibat pertempuran berkepanjangan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meski gencatan senjata telah dicapai, konflik antara Israel dan Hizbullah masih jauh dari penyelesaian komprehensif. Situasi di Lebanon juga menjadi perhatian dunia karena potensi gangguan terhadap kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang melibatkan berbagai front pertempuran, termasuk Lebanon.

Source link