Investor aktivis dan miliarder Bill Ackman melalui Pershing Square, perusahaan manajemen investasinya, merencanakan akuisisi Universal Music Group (UMG) dengan total nilai sekitar 55,8 miliar euro atau USD 64,4 miliar. Kesepakatan pembelian tersebut akan dilakukan dalam bentuk tunai dan saham, yang setara dengan sekitar Rp 1.099 triliun. Rencana akuisisi ini disampaikan pada Selasa, 7 April 2026, dan berdasarkan proposal yang dijabarkan, para pemegang saham UMG akan menerima sejumlah tunai dan saham baru untuk setiap saham yang mereka miliki.
Menurut CNBC, nilai per saham dalam kesepakatan ini mencapai 30,4 euro, yang merupakan premi 78% terhadap harga penutupan saham UMG pada 2 April 2026. Saham UMG pada sesi perdagangan terakhirnya mengalami kenaikan 11%, setelah sebelumnya turun 23% selama tahun tersebut.
Dalam pernyataannya, CEO Pershing Square, Bill Ackman, mencatat kontribusi positif yang dilakukan oleh CEO UMG, Lucian Grainge, dan seluruh manajemen perusahaan dalam mengembangkan daftar artis kelas dunia dan menciptakan kinerja bisnis yang solid. Namun, ia juga menyoroti beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja UMG, seperti ketidakpastian terkait kepemilikan saham Bollore Group, penundaan pencatatan saham di AS, dan kurangnya komunikasi dengan pemegang saham.
Dalam rangka akuisisi ini, UMG akan bergabung dengan Pershing Square untuk membentuk perusahaan baru hasil merger yang akan terdaftar di Bursa Efek New York. Proses transaksi ini diharapkan selesai pada akhir tahun sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.





