Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka perdagangan dengan menguat 191,38 poin atau 2,75 persen ke posisi 7.162,41. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga naik 22,61 poin atau 3,22 persen ke posisi 724,27. Pergerakan IHSG berpotensi menguat secara teknikal hari ini, menurut analisis BNI Sekuritas. Meskipun IHSG mengalami pelemahan 0,26% pada perdagangan Selasa, 7 April 2026 disertai aksi jual saham dari investor asing sebesar Rp 1,78 triliun, namun Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mencatat bahwa IHSG berpotensi menguat ke kisaran 7.020-7.050 secara teknikal. Ia juga memberi peringatan untuk tetap waspada karena IHSG belum berhasil menembus level 7.050 dan masih rentan terhadap koreksi. Fanny menekankan bahwa katalis penting adalah keputusan damai untuk Selat Hormuz hari ini. Dalam perkiraan trading saham hari ini, IHSG diprediksi berada di level support 6.850-6.900 serta level resistance 7.020-7.050. Dalam pengambilan keputusan investasi, pembaca diingatkan untuk mempelajari dan menganalisis dengan seksama sebelum melakukan pembelian dan penjualan saham. Liputan6.com tidak menanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin terjadi akibat keputusan investasi.
Penguatan IHSG Hari Ini: Tembus Level Baru Hari Ini





