AMRT Proyeksi Laba Rp 3,34 Triliun Tahun 2025

by -100 Views

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mencatat pertumbuhan positif dalam kinerja keuangan pada tahun 2025. Perseroan berhasil meraih peningkatan pendapatan dan laba sepanjang tahun tersebut. Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 27 Maret 2026, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk berhasil mencatat total pendapatan sebesar Rp 126,73 triliun pada 2025. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 7,19% dibandingkan dengan periode sebelumnya yang mencapai Rp 118,22 triliun. Terjadi peningkatan pula dalam beban pokok pendapatan yang naik 6,58% menjadi Rp 98,98 triliun pada 2025 dari Rp 92,86 triliun pada 2024.

Selain itu, laba bruto juga mengalami kenaikan sebesar 9,4% menjadi Rp 27,75 triliun pada 2025 dari Rp 25,36 triliun pada tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat adanya peningkatan dalam beban penjualan dan distribusi yang meningkat menjadi Rp 21,75 triliun dari Rp 20,20 triliun pada 2024. Begitu pula dengan beban umum dan administrasi yang turut naik menjadi Rp 2,43 triliun pada 2025 dari Rp 2,17 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara pendapatan lainnya berhasil meningkat dari Rp 1,22 triliun menjadi Rp 1,33 triliun pada tahun 2025.

Hal ini membawa laba usaha perseroan naik sebanyak 11,86% menjadi Rp 4,56 triliun pada 2025 dari Rp 4,07 triliun pada 2024. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami peningkatan sebesar 8,34% menjadi Rp 3,41 triliun dari Rp 3,14 triliun pada tahun sebelumnya. Laba per saham yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun naik menjadi Rp 82,16 pada 2025 dari Rp 75,81 pada 2024. Total ekuitas perseroan juga berhasil meningkat sebesar 9,5% menjadi Rp 19,38 triliun pada 2025 dari Rp 17,69 triliun pada 2024.

Dalam hal lain, liabilitas perseroan meningkat sebesar 9,9% dari Rp 21,10 triliun pada 2024 menjadi Rp 23,19 triliun pada 2025. Aset perseroan juga mengalami pertumbuhan sebesar 9,74% menjadi Rp 42,57 triliun pada 2025 dari Rp 38,7 triliun pada 2024. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk juga berhasil mengantongi kas dan setara kas sebesar Rp 4,67 triliun pada 2025 dari Rp 4,84 triliun pada tahun sebelumnya.

Meskipun demikian, pada penutupan perdagangan saham pada Jumat, 27 Maret 2026, harga saham AMRT mengalami penurunan sebesar 0,34% menjadi Rp 1.455 per saham. Harga saham ini dibuka dengan penurunan 10 poin menjadi Rp 1.450 per saham. Saham AMRT diperdagangkan dengan kisaran tertinggi Rp 1.455 dan terendah Rp 1.390 per saham. Total frekuensi perdagangan saham mencapai 9.892 kali dengan volume perdagangan saham sebanyak 418.290 saham. Nilai transaksi harian saham AMRT mencapai Rp 59,5 miliar. Jadi, keberhasilan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dalam mencatat kinerja keuangan positif pada tahun 2025 merupakan sebuah pencapaian yang patut diapresiasi.

Source link