Meningkatkan Ekonomi dengan WFH Satu Hari Tiap Jumat

by -110 Views

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, kebijakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah yang akan ditetapkan pemerintah dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Kebijakan ini ditujukan untuk mengatur konsumsi BBM yang terganggu akibat ketidakstabilan pasokan minyak mentah dunia karena konflik di Timur Tengah. Diperkirakan, kebijakan ini dapat menghemat permintaan bahan bakar hingga 20% dan mendorong konsumsi lainnya.

Menurut Purbaya, terdapat efek pendorong terhadap ekonomi jika kebijakan WFH diterapkan setiap Jumat. Hal ini disebabkan karena Jumat adalah hari dengan jam kerja paling pendek, sehingga dampaknya terhadap produktivitas dianggap kecil. Selain itu, banyak pegawai negeri sipil (ASN) menggunakan Jumat sebagai waktu untuk olahraga pagi dan waktu salat Jumat, yang membuat waktu kerja menjadi lebih singkat.

Rencana kebijakan penerapan WFH ini telah dibahas dalam rapat daring yang dipimpin Menko Airlangga Hartarto dan dihadiri oleh beberapa menteri, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Investasi, Menteri Pendidikan, dan sebagainya. Namun, detail terkait rencana ini masih dirahasiakan dan baru akan diumumkan setelah mendapatkan arahan dari presiden.

Salah satu skema yang dipertimbangkan adalah penerapan WFH selama satu hari dalam seminggu, namun hari mana yang akan dipilih masih belum diputuskan. Detail terkait rencana ini akan dilaporkan kepada presiden untuk mendapatkan persetujuan sebelum diumumkan secara resmi. Menjelang keputusan akhir, Tito mengajak semua pihak untuk bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut. Ardy (arj/haa)

Source link