RI Siap-Siap Bebas Impor BBM dengan Kilang Minyak Terbesar!

by -38 Views

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa dengan diresmikannya kilang minyak atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada Senin kemarin, Indonesia akan menjadi mandiri dalam produksi Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama solar. Selain solar, PT Pertamina akan meningkatkan produksi BBM jenis Bensin dengan nilai oktan (RON) 92, 95, dan 98. Hal ini akan memenuhi kebutuhan BBM di Indonesia dari kilang tersebut.

Dalam sambutannya di peresmian RDMP Balikpapan, Bahlil juga menegaskan bahwa kilang minyak ini akan menghemat devisa negara hingga Rp 60 triliun dengan tidak lagi melakukan impor BBM Solar. Bersama dengan peningkatan produksi BBM jenis bensin, Indonesia akan mengurangi impor BBM solar dan bensin, mendukung konstitusi UUD 1945 Pasal 33 yang meminta sumber daya alam dikelola oleh negara untuk kesejahteraan rakyat.

Selain itu, pemerintah juga berencana mencapai swasembada avtur pada tahun 2027 dengan skema hanya mengimpor minyak mentah untuk diolah di dalam negeri. Meskipun kebijakan ini dapat menimbulkan kontroversi dan kritik di media sosial, Bahlil siap menghadapinya. Proyek RDMP Balikpapan senilai US$ 7,4 miliar akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah menjadi 360.000 barel per hari, dari sebelumnya 260.000 barel per hari.

Dengan semua inisiatif yang diambil oleh pemerintah dan PT Pertamina, Indonesia bergerak menuju kemandirian dalam produksi dan pengelolaan energi. Tekad untuk tidak lagi mengimpor BBM secara besar-besaran akan membawa dampak positif bagi perekonomian negara dan meningkatkan kedaulatan energi Indonesia.

Source link