Profil Mega Proyek Kilang Minyak Rp123 T yang Akan Diresmikan Prabowo

by -23 Views

Presiden RI Prabowo Subianto akan meresmikan proyek kilang minyak RDMP Balikpapan senilai Rp 123 triliun pada Senin (12/1/2026). Proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang dikerjakan oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan. Tahapan operasional awal proyek ini telah dimulai dengan start-up unit utama pengolahan, yaitu Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex. Unit RFCC merupakan jantung modernisasi kilang yang akan memproduksi bahan bakar berstandar setara Euro V dan meningkatkan efisiensi serta nilai ekonomi Kilang Balikpapan. Dengan nilai investasi mencapai US$ 7,4 miliar, proyek ini menjadi modernisasi kilang terbesar di Indonesia dan proyek energi paling strategis di Asia Tenggara.

Adapun proyek RDMP Balikpapan telah menyelesaikan sejumlah tonggak penting, seperti uji coba kapasitas Unit Penyulingan yang meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah dari 260 ribu menjadi 360 ribu bph. Selain itu, proyek juga telah menyelesaikan commissioning fasilitas tambat Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 DWT dan pembangunan dua unit tangki penyimpanan minyak mentah baru. Pjs Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyebutkan bahwa proyek ini akan meningkatkan desain kapasitas kilang menjadi 360.000 barel per hari dan menghasilkan tambahan produksi berstandar emisi setara Euro V.

Dukungan pemerintah dalam penetapan proyek RDMP Balikpapan sebagai Proyek Strategis Nasional diharapkan dapat mendukung swasembada energi nasional dan memperkokoh kedaulatan energi Indonesia. Secara ekonomi, proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemandirian energi nasional, dengan penghematan impor BBM hingga Rp68 triliun per tahun dan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai Rp514 triliun. RDMP Balikpapan juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, dengan telah menyerap lebih dari 24.000 tenaga kerja pada masa puncak konstruksi.

Source link