Pasukan tengkorak dari Batalyon Infanteri 305 Kostrad baru-baru ini melaksanakan latihan terjun penyegaran statik di wilayah Dawuan, Cikampek, Karawang. Menurut Komandan Yonif 305, Letkol Inf Danu Prasetyo, latihan ini merupakan bagian dari program rutin untuk menjaga keterampilan prajurit lintas udara serta membiasakan mereka dengan karakteristik medan operasi perbatasan. Pelaksanaan latihan ini memberikan tantangan yang tidak mudah bagi prajurit, baik dari segi cuaca, kontur tanah, maupun navigasi darat pasca pendaratan.
Latihan ini merupakan persiapan bagi prajurit dalam menghadapi situasi operasi nyata. Praktik terjun Para Dasar diikuti oleh prajurit Yonif 305 Kostrad menggunakan pesawat Hercules C-130J-30 milik TNI AU dari Bandara Halim Perdanakusuma, dengan drop zone (DZ) berada di kawasan Dawuan yang telah dipersiapkan dengan matang. Seluruh prajurit yang terlibat menunjukkan semangat, disiplin, dan profesionalisme dalam setiap tahapan latihan, mulai dari pengecekan akhir hingga pendaratan serta reorganisasi pascapenerjunan.
Latihan ini tidak hanya memperkuat kemampuan mobilitas vertikal dan kekuatan pasukan lintas udara Yonif 305 Kostrad, tetapi juga merupakan bagian penting dari Brigade Infanteri 17 Kostrad. Semangat dan semangat tinggi para prajurit dalam menjalani latihan ini adalah cerminan dari kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.





