Laboratorium induk senjata dari Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL (Dislitbangal) sedang fokus mengembangkan senjata strategis yang akan digunakan oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska). Diskusi mengenai hal ini terjadi ketika Komandan Puskopaska, Laksamana Pertama Monang H. Sitompul menerima kunjungan dari Kepala Laboratorium Induk Senjata Dislitbangal, Kolonel Laut (E) Adi Wiratno, di Surabaya minggu lalu.
Menurut Adi, laboratorium sedang melakukan penelitian pengembangan senjata strategis yang akan menjadi penting bagi Kopaska sebagai operator utama dalam penggunaan bahan peledak. Penggunaan bahan peledak sangat vital dalam berbagai operasi Kopaska, seperti sabotase kapal lawan, torpedo kamikaze, penghancuran instalasi bawah air, pengintaian, persiapan pendaratan pantai untuk operasi amfibi, dan dalam tindakan antiteror di laut.
Dalam pertemuan tersebut, Monang mengungkapkan harapan Puskopaska agar laboratorium induk senjata dari Dislitbangal terus memberikan dukungan dalam pengembangan sistem senjata yang akan digunakan oleh Kopaska. Monang berharap agar Kopaska dapat menggunakan bahan peledak yang sedang dikembangkan oleh Dislitbangal dalam setiap latihan atau operasi yang mereka jalankan.





