Pada acara Indo Defence di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Pussenarmed TNI Angkatan Darat memperkenalkan prototipe alutsista berbasis Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA). Ini merupakan inovasi yang dikembangkan oleh Staf Dirbinlitbang Pussenarmed untuk mendukung program modernisasi Alutsista di satuan Armed. Alat ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keamanan dalam pelaksanaan misi dengan mengubah sistem peninjauan/observasi menjadi otomatis menggunakan PTTA/drone. Dengan teknologi ini, posisi musuh dan sasaran dapat diamati secara lebih detail dan akurat, serta dapat membantu dalam tembakan bantuan pasukan di garis depan serta mengurangi keterlibatan personel dalam pertempuran.
Spesifikasi lengkap dari PTTA inovasi Pussenarmed meliputi beberapa komponen, seperti sistem penghindaran rintangan, pengembangan sistem Hybrid dengan penggerak listrik dan mesin, daya jelajah hingga 100 km, kecepatan pesawat mencapai 95-100 km/jam, ketinggian maksimal 400 meter, dan kapasitas bahan bakar sebesar 4 liter. Selain itu, juga terdapat pengembangan sistem Software dengan fitur Artificial Intelligence objek detection dan database countour map, serta sistem komunikasi (Telemetry dan Video) dengan frekuensi 1.4 Ghz dan kamera Gimbal 30x zoom untuk mengunci objek. Inovasi ini menjadi langkah maju dalam teknologi alutsista yang mendukung kesiapan TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara.





