Pasar saham Asia Pasifik mengalami penurunan tajam pada perdagangan Jumat. Penurunan ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari perlambatan ekonomi Amerika Serikat, kekhawatiran akan inflasi, hingga ketidakpastian seputar kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump yang mempengaruhi sentimen investor. Pengadilan Perdagangan Internasional AS baru-baru ini memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dalam menerapkan kebijakan tarif tersebut, namun pemerintahan Trump mengajukan banding dan pungutan tersebut diberlakukan kembali. Investor juga tengah memantau pembacaan inflasi inti Tokyo untuk memprediksi langkah Bank of Japan terkait suku bunga. Pasar saham di berbagai negara Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia terpengaruh, dengan indeks seperti Nikkei 225 dan Kospi mengalami penurunan. Di sisi lain, kontrak berjangka AS sedikit berubah saat investor menunggu berita lebih lanjut terkait perdagangan dan data inflasi terbaru.
Pasar Saham Asia Lesu: Sentimen Menuju Akhir Pekan





