Energi Mega Persada Tawarkan Obligasi Rp500 Miliar

by -43 Views

Energi Mega Persada Siapkan Dana Obligasi untuk Modal Kerja

Energi Mega Persada akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi, setelah dikurangi biaya emisi, untuk membiayai kebutuhan modal kerja perusahaan dan sejumlah entitas anak. Dana tersebut tidak diarahkan untuk satu keperluan saja, melainkan mendukung berbagai aktivitas operasional yang berkaitan dengan produksi dan keberlangsungan usaha.

Penggunaan dana mencakup pembayaran biaya produksi serta pengeluaran pendukung kegiatan usaha. Komponen tersebut antara lain biaya sewa fasilitas produksi dan tempat penyimpanan hasil produksi, pembelian bahan bakar, pembayaran gaji, serta pemenuhan kewajiban kepada pemasok dan pihak ketiga.

Dalam penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar itu, Energi Mega Persada akan menggunakan sekitar 20,22 persen dana secara langsung. Porsi terbesar dialokasikan kepada PT Energi Maju Abadi, yakni 40,44 persen dari total dana yang dihimpun.

Sementara itu, masing-masing 19,67 persen akan digunakan oleh PT EMP Energi Gandewa dan PT EMP Energi Riau. Pembagian tersebut membuat seluruh dana hasil penerbitan obligasi tersalurkan kepada perseroan dan tiga perusahaan anak sesuai porsi yang telah ditetapkan.

Jadwal Penawaran dan Pencatatan

Penawaran umum obligasi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Oktober 2026. Setelah masa penawaran berakhir, proses penjatahan akan dilakukan pada 20 Oktober 2026.

Obligasi itu kemudian dijadwalkan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 23 Oktober 2026. Rangkaian jadwal tersebut menjadi tahapan penerbitan yang harus dilalui sebelum surat utang resmi diperdagangkan di pasar modal.

Dari sisi pemeringkatan, obligasi Energi Mega Persada memperoleh peringkat idA+ atau Single A Plus dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut disertai prospek stabil.

Peringkat idA+ menunjukkan penilaian Pefindo terhadap kemampuan penerbit dalam memenuhi kewajiban keuangannya, sebagaimana tercermin dalam peringkat yang diberikan. Adapun prospek stabil merupakan bagian dari penilaian Pefindo terhadap arah prospek peringkat obligasi tersebut.

Dana bersih dari aksi korporasi ini pada akhirnya akan menopang kebutuhan operasional Energi Mega Persada dan perusahaan anak, terutama pengeluaran yang berkaitan langsung dengan kegiatan produksi, fasilitas pendukung, tenaga kerja, serta kewajiban pembayaran kepada mitra usaha dan pihak ketiga.

Source link