PT Lingkarmulia Indah menambah kepemilikannya di PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui pembelian 300 juta saham pada 3 Juni 2026. Transaksi tersebut dilakukan dengan harga Rp345 per saham sehingga nilai pembeliannya mencapai Rp103,50 miliar.
Informasi itu tercantum dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Senin, 27 Juli 2026. Dalam dokumen tersebut, Lingkarmulia Indah menyatakan pembelian saham dilakukan untuk diversifikasi investasi. Kepemilikan atas saham TOWR bersifat langsung.
Kepemilikan naik menjadi 5,33 persen
Setelah transaksi, jumlah saham TOWR yang dimiliki Lingkarmulia Indah meningkat menjadi 3,15 miliar saham. Porsi tersebut setara dengan 5,33 persen kepemilikan di Sarana Menara Nusantara.
Sebelum pembelian dilakukan, Lingkarmulia Indah tercatat menguasai 2,85 miliar saham TOWR atau sekitar 4,83 persen. Dengan tambahan 300 juta saham, kepemilikan perusahaan bertambah 0,50 poin persentase.
Meski kini memegang lebih dari 5 persen saham TOWR, Lingkarmulia Indah bukan pengendali perusahaan. Keterbukaan informasi BEI juga tidak menyebutkan adanya tujuan lain selain diversifikasi investasi dalam transaksi tersebut.
Saham TOWR ditutup menguat
Pada perdagangan awal pekan, saham TOWR berakhir di level Rp406 per saham atau naik 1 persen. Saham emiten menara telekomunikasi itu dibuka pada posisi Rp402 per saham, kemudian bergerak di rentang Rp396 hingga Rp406 per saham.
Berdasarkan data RTI, perdagangan saham TOWR berlangsung dalam 2.030 kali transaksi. Volume perdagangan tercatat sebanyak 391.596 saham, sedangkan nilai transaksi harian mencapai Rp15,7 miliar.
Pergerakan positif saham TOWR terjadi ketika pasar saham domestik secara umum berada dalam tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,17 persen ke level 6.185,78. Indeks LQ45 juga turun 0,36 persen menjadi 612,55.
Sepanjang perdagangan tersebut, IHSG sempat mencapai level tertinggi 6.219,41 dan menyentuh level terendah 6.144,27. Sebanyak 341 saham berakhir melemah, sehingga menekan pergerakan indeks. Sebanyak 307 saham menguat dan 147 saham lainnya tidak berubah.
Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia tercatat 1.818.406 kali transaksi dengan volume 27,8 miliar saham. Nilai transaksi harian seluruh saham mencapai Rp12,2 triliun.





