Perlukah Mencuci Telur Sebelum Dimasak? Ini Faktanya

by -47 Views

Telur yang baru dibeli tidak selalu perlu dicuci sebelum dimasak. Penanganannya bergantung pada asal telur dan proses yang telah dilalui sebelum sampai ke tangan konsumen. Telur kemasan yang dijual secara komersial, misalnya, umumnya sudah dibersihkan dan disanitasi sehingga tidak dianjurkan untuk dicuci ulang di rumah.

Telur kemasan tidak perlu dicuci ulang

United States Department of Agriculture (USDA) menjelaskan, telur komersial telah melalui proses pencucian dan sanitasi menggunakan bahan serta suhu tertentu sebelum dipasarkan. Prosedur tersebut dirancang untuk membersihkan cangkang sekaligus mencegah air masuk melalui pori-pori kecil pada permukaannya.

Mencuci kembali telur jenis ini di rumah justru dapat meningkatkan risiko kontaminasi. Air yang digunakan, terutama jika tidak ditangani dengan tepat, berpotensi masuk ke bagian dalam telur melalui pori-pori cangkang.

Telur juga memiliki perlindungan alami. Saat dikeluarkan oleh ayam, cangkang telur dilapisi lapisan pelindung yang membantu menghalangi kotoran dan paparan dari luar agar tidak mudah mencapai bagian dalam. Pada telur komersial, proses pencucian di fasilitas pengolahan dilakukan dengan ketentuan khusus untuk mempertahankan keamanan produk.

Penanganan telur dari peternakan

Aturan tersebut berbeda untuk telur yang berasal dari ayam peliharaan atau peternakan. Mengutip Health Digest, telur jenis ini sebaiknya tidak direndam ketika dicuci. Air yang telah bercampur dengan kotoran dapat masuk melalui pori-pori cangkang dan meningkatkan risiko kontaminasi.

Colorado State University menyarankan telur dicuci di bawah air mengalir dengan suhu sekitar 43 hingga 48 derajat Celsius. Jika masih ada kotoran yang sulit dihilangkan, sabun pencuci piring tanpa pewangi dapat digunakan.

Pencucian sebaiknya dilakukan hanya ketika telur akan digunakan. Langkah ini berkaitan dengan lapisan pelindung alami pada cangkang. Jika lapisan tersebut masih utuh, telur dari peternakan dapat disimpan pada suhu ruang selama sekitar dua minggu. Telur tersebut juga bisa disimpan di dalam lemari es hingga siap dimasak.

Untuk telur kemasan yang dibeli di toko, USDA menyarankan penyimpanan di dalam karton aslinya dan diletakkan di lemari es. Suhu penyimpanan yang dianjurkan sekitar 4,4 derajat Celsius atau lebih rendah.

Telur yang sudah dikeluarkan dari lemari es tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Jika hendak digunakan untuk memasak, telur dianjurkan tidak berada di luar lemari es lebih dari dua jam.

Source link