Saham Nvidia Turun Sebelum Laporan Keuangan Dirilis
Pada perdagangan Rabu, saham Nvidia mengalami penurunan lebih dari 1% sebelum laporan keuangan resmi dirilis. Penurunan ini mencatat hari kedelapan dari kesembilan sesi perdagangan terakhir. Meskipun demikian, Senior Securities Analyst Laffer Tengler Investments, Jamie Meyers, tetap berpendapat bahwa saham Nvidia tetap menarik bagi para investor dengan orientasi jangka panjang.
Nvidia Tetap Menarik bagi Investor Jangka Panjang
Meski mengalami penurunan sebelum pengumuman laporan keuangan, Meyers mengatakan bahwa sebagai investor jangka panjang, saham Nvidia masih dianggap terlalu murah untuk dilewatkan. “Yang kami butuhkan hanyalah peningkatan nilai perusahaan ke depan, dan kami yakin saham ini akan terus berkinerja baik seiring berjalannya waktu,” ujarnya.
Di samping Nvidia, saham perusahaan teknologi lain juga mengalami kenaikan. Saham Salesforce, misalnya, melonjak 13% setelah pendapatan mereka pada kuartal II melebihi perkiraan Wall Street. Sementara itu, saham Okta bahkan meroket lebih dari 20% setelah mencatat kinerja di atas ekspektasi analis. Perusahaan ini juga melaporkan adanya lonjakan permintaan yang dipicu oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI) agentik.
Pergerakan saham perusahaan teknologi di AS ini menjadi pusat perhatian bagi para investor karena dapat memberikan sentimen bagi pasar saham global, termasuk di bursa Asia. Keberhasilan dan performa perusahaan-perusahaan teknologi ini diharapkan dapat menggerakkan pasar saham secara keseluruhan.
Dengan demikian, meskipun saham Nvidia mengalami penurunan sebelum laporan keuangan resmi dirilis, pasar saham tetap dipenuhi oleh optimisme dari kinerja perusahaan teknologi lainnya, yang dapat membuka peluang bagi pertumbuhan pasar yang lebih luas.





