Saham Teknologi Korea Turun Tajam, Investor Khawatir Belanja AI Terlalu Tinggi
Saham-saham di Bursa Saham Korea Selatan melemah sehingga menekan indeks Kospi pada Rabu, 29 Juli 2026. Koreksi saham terjadi karena investor melepas saham teknologi di tengah kekhawatiran belanja artificial intelligence (AI) ke depan.
Menurut Korea Times, indeks Kospi awalnya menguat 1,09%, namun kemudian berbalik turun drastis. Indeks Kospi anjlok 376,01 poin atau 6,24% menjadi 5.647,65 pada pukul 11.20 waktu setempat.
Mekanisme Sell-Side Sidecar Diaktifkan
Bursa Saham Korea memutuskan untuk mengaktifkan mekanisme sell-side sidecar untuk Kospi menyusul penurunan tajam tersebut. Hal ini membuat perdagangan saham-saham di Kospi dihentikan sementara selama lima menit sekitar pukul 10.55 waktu setempat.
Pasar Saham Amerika Serikat Beragam
Pada perdagangan sebelumnya di Amerika Serikat, indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,03%, sementara indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,22%. Mayoritas saham diperdagangkan di zona negatif.
Saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics tercatat mengalami penurunan, dengan saham Samsung Electro-Mechanics, LG Electronics, Naver, dan SK Telecom juga turun tajam. Hal ini menjadi dampak dari kekhawatiran investor terhadap belanja besar-besaran untuk AI yang belum dijamin menghasilkan imbal hasil yang cukup untuk valuasi tinggi perusahaan-perusahaan teknologi.





