Saham Asia: Pertumbuhan Imbas AI

by -95 Views

Manulife Investment Management: Prospek Saham Asia Tetap Konstruktif

Manulife Investment Management menilai, prospek saham Asia tetap konstruktif menjelang semester kedua 2026, didukung oleh visibilitas laba yang membaik, kondisi keuangan yang lebih longgar, serta faktor pendorong pertumbuhan yang berbeda di tiap kawasan.

Head of Asia Equities, June Chua mengungkapkan pandangannya terhadap berbagai negara di kawasan Asia. Di China, Manulife melihat perbaikan prospek laba yang lebih berkelanjutan dalam 12 hingga 18 bulan ke depan setelah periode pelemahan sebelumnya.

China Memperlihatkan Potensi Baik di Berbagai Sektor

Menurut Chua, seiring pemulihan ekonomi yang semakin meluas dan stabilisasi siklus industri, peluang investasi di berbagai sektor seperti kecerdasan buatan (AI), semikonduktor, manufaktur canggih, dan peralatan kelistrikan semakin menarik. Dengan dukungan kebijakan dan valuasi yang menarik, saham China menunjukkan latar belakang konstruktif untuk jangka menengah.

Taiwan dan Korea Selatan Terus Berkembang Berkat AI

Sementara itu, Taiwan dan Korea Selatan terus meraih manfaat dari momentum kuat dalam ekosistem kecerdasan buatan. Rantai pasok yang mendalam, ketangguhan ekonomi, dan kemajuan teknologi, telah mendorong pertumbuhan laba yang signifikan di sektor semikonduktor dan industri terkait.

Di kawasan ASEAN, meskipun tantangan jangka pendek masih ada, Manulife melihat upaya kebijakan yang terkoordinasi serta penguatan permintaan domestik yang bisa menopang pemulihan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Perbedaan kinerja antar pasar dan sektor di Asia menegaskan pentingnya pengelolaan investasi aktif dan pendekatan yang disiplin serta selektif dalam menangkap peluang di kawasan ini.

Source link