Tak Ada Rencana Grab Hengkang: Pengaruhnya pada Pasar Indonesia

by -103 Views

Grab Tetap Setia Menjadi Bagian dari Indonesia

Jakarta, ID – Grab, salah satu aplikasi super (superapp) terkemuka di Asia Tenggara dan Indonesia, menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan melayani para pelanggannya di Indonesia.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, membantah tegas rumor mengenai rencana Grab untuk meninggalkan pasar Indonesia. Menurut Neneng, Grab telah menjadi bagian penting dari ekosistem Indonesia selama lebih dari 10 tahun.

“Indonesia merupakan ekosistem penting bagi Grab,” kata Neneng. “Grab berkomitmen untuk terus bertumbuh dan mendukung masyarakat Indonesia sesuai dengan arahan pemerintah.”

Grab juga menghormati kebijakan pemerintah Indonesia dan berkomitmen untuk memperkuat ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Rumor dan Respons Grab

Rumor mengenai rencana hengkangnya Grab dari Indonesia muncul setelah diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur perlindungan bagi pekerja transportasi online, termasuk mitra driver ojek online.

Dalam Perpres tersebut, Presiden Prwabowo Subianti memerintahkan penurunan potongan bagi mitra driver ojek online GrabBike menjadi 8%, sebelumnya 20%. Hal ini memicu spekulasi terkait kelanjutan Grab di Indonesia.

Komitmen dan Kontribusi Grab

Neneng menegaskan bahwa Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Grab telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat Indonesia, termasuk dalam menciptakan peluang kerja, digitalisasi UMKM, dan program kemitraan driver ojek online.

Sebagai aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara, Grab hadir dalam berbagai sektor layanan dan telah membantu jutaan orang setiap hari dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari melalui satu aplikasi.

Dengan misi memajukan Asia Tenggara, Grab tetap setia menjadi bagian dari Indonesia dan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan kesejahteraan masyarakat.

Source link