Badai Topan Melanda China, Evakuasi 2 Juta Warga

by -70 Views

Topan Dahsyat Landfall di China, Ribuan Warga Dievakuasi

Pada Minggu (12/7) pagi, China dilanda topan dahsyat yang menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kerusakan parah. Topan Bavi pertama kali mendarat di kota pesisir Taizhou pada Sabtu malam sebelum kemudian mendarat untuk kedua kalinya di Wenzhou sekitar tengah malam. Badai tersebut menciptakan dampak yang signifikan seiring perjalanannya menuju daratan China bagian timur.

Evakuasi Massal Sebelum Topan Mendarat

Untuk mengantisipasi dampak buruk dari badai ini, lebih dari 1,7 juta warga di Provinsi Zhejiang dievakuasi. Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga memutuskan untuk menangguhkan kegiatan belajar mengajar, aktivitas perkantoran, serta berbagai kegiatan luar ruangan di wilayah tersebut sebagai tindakan pencegahan. Sejumlah penerbangan dan perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan menyusul kedatangan Topan Bavi.

Di Kota Wenzhou, dengan populasi sekitar 10 juta jiwa, ratusan ribu warga dievakuasi dengan alasan perlindungan bagi keselamatan mereka. Suara genting atap dan ranting pohon yang berjatuhan mulai terdengar membuat ketakutan melanda warga. Bahkan, di ibu kota Beijing, evakuasi sekitar 100.000 orang diperintahkan demi meminimalkan risiko bencana akibat cuaca ekstrem.

Penurunan Kecepatan dan Dampak di Negara Lain

Sebelum mencapai daratan China, Topan Bavi sudah melanda Guam dan Kepulauan Mariana Utara dengan kecepatan angin mencapai 290 km per jam. Namun, kekuatannya mulai melemah seiring perjalanan di Samudra Pasifik hingga menerjang Jepang dan Taiwan dengan dampak terbatas seperti luka-luka dan pemadaman listrik.

Di Jepang, sekitar lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan ribuan rumah mengalami pemadaman listrik. Sementara itu, di Taiwan, hujan deras memaksa ribuan warga untuk mengungsi guna mengurangi risiko bencana tanah longsor. Meskipun demikian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa akibat Topan Bavi di kedua negara tersebut.

Situasi di China dan negara-negara sekitarnya tetap dalam kewaspadaan tinggi menyusul pergerakan topan yang belum menunjukkan tanda-tanda reda.

Source link