Penggrebekan Kerajaan Tipu-Tipu Kamboja: 1.100 WNI Ditahan di Imigrasi

by -80 Views

Ribuan WNI Terjebak di Kamboja, KBRI Berikan Bantuan Konsuler

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebanyak ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) terjebak dalam operasi penertiban yang dilakukan oleh otoritas Kamboja selama satu bulan terakhir. KBRI Phnom Penh memberikan bantuan kekonsuleran kepada sekitar 1.100 WNI yang ditahan di fasilitas detensi Pemerintah Kamboja di Pochentong, Phnom Penh, pada Kamis (8/7).

Menghadapi situasi ini, KBRI Phnom Penh bekerja sama dengan Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melakukan pendataan dan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang kehilangan dokumen perjalanan.

Permintaan Pulang ke Tanah Air Meningkat Tajam

Data resmi menunjukkan bahwa jumlah permohonan bantuan evakuasi WNI dari Kamboja mengalami peningkatan tajam. Sejak 1 Januari hingga 9 Juli, sebanyak 12.207 WNI telah melaporkan dan memohon fasilitasi untuk pulang ke Indonesia. Namun, baru sekitar 5.966 WNI yang berhasil dipulangkan.

Di luar fasilitas Pochentong, otoritas Kamboja juga menemukan lebih dari 600 WNI dari berbagai lokasi tersembunyi yang diduga sebagai pusat penipuan online. Para WNI ini kini tersebar di pusat detensi di wilayah Bati, Siem Reap, Phnom Penh, dan Sihanoukville.

Peringatan dari KBRI Phnom Penh

KUAI KBRI Phnom Penh, Krishnajie, memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan tawaran kerja ilegal di Kamboja yang berujung pada tindak kriminal. Krishnajie menekankan agar WNI yang sudah pulang ke Indonesia tidak kembali dan terlibat dalam jaringan penipuan online.

Situasi ini menunjukkan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan bagi WNI yang berada di luar negeri, terutama terkait dengan tawaran kerja yang tidak jelas dan beresiko.

(fab/fab)

Source link