Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menjadi saksi kedatangan emiten baru yang mencatatkan sahamnya di papan perdagangan. PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) resmi melakukan seremoni pencatatan perdana saham atau initial public offering (IPO) di BEI pada Kamis (9/7/2026).
Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL): Perusahaan Kesehatan di Bursa Efek Indonesia
PRDL bergabung sebagai perusahaan tercatat ke-6 di BEI sepanjang tahun 2026. Dikenal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan pengolahan alat kesehatan terkait diagnosis medis, PRDL memberikan kontribusi baru dalam industri kesehatan.
Dalam proses pencatatan sahamnya, PRDL mencatatkan sejumlah 1.742.900.000 saham di BEI dengan harga penawaran perdana sebesar Rp 120 per saham.
Pada hari perdana perdagangan, saham PRDL langsung mendapat sambutan positif dari para investor. Dari data transaksi terlihat bahwa saham PRDL melonjak 35% mencapai Rp 162 per saham, melebihi harga penawaran perdana. Kenaikan ini menunjukkan minat pasar yang tinggi terhadap saham emiten baru di sektor alat kesehatan.
Sambutan BEI terhadap Pencatatan Perdana PT Prodia Diagnostic Line Tbk
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Saidu Solihin, memberikan ucapan selamat atas pencatatan perdana saham PT Prodia Diagnostic Line Tbk. Dengan bergabungnya PRDL, ini menandai perusahaan tercatat ke-6 pada tahun 2026 dan menjadi emiten saham ke-962 di BEI saat ini.
“Hari ini menjadi momentum penting bukan hanya bagi perusahaan tercatat, tetapi juga bagi pasar modal Indonesia yang dipercaya oleh dunia usaha sebagai sumber pendanaan jangka panjang yang strategis,” kata Saidu.





