Morgan Stanley Tambah Kepemilikan Saham Ciputra Development untuk Investasi
Morgan Stanley Meningkatkan Kepemilikan Saham
Morgan Stanley and Co International Plc melakukan langkah menarik pada awal Juli 2026 dengan menambah kepemilikan saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) sebagai bagian dari strategi investasinya. Berdasarkan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Morgan Stanley menambah kepemilikan saham CTRA sebesar 3 miliar saham menjadi 3,41 miliar saham atau setara dengan 18,40% pada 2 Juli 2026. Sebelum penambahan ini, Morgan Stanley hanya menguasai 410,58 juta saham CTRA atau setara dengan 2,21%.
Transaksi Jual Beli Saham
Pada tanggal yang sama, 2 Juli 2026, Morgan Stanley juga melepas sebagian saham CTRA sebanyak 11.400 dengan harga Rp 560 per saham. Dengan penjualan ini, nilai transaksi saham CTRA mereka mencapai Rp 6,38 juta.
Menurut keterbukaan informasi, tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi jangka panjang. Meskipun Morgan Stanley telah menambah kepemilikan saham CTRA, mereka bukanlah pemegang saham pengendali perusahaan ini dan tidak mempertahankan kendali secara langsung.
Perdagangan Saham CTRA dan IHSG
Pada akhir perdagangan saham Selasa, 7 Juli 2026, harga saham CTRA mengalami penurunan sebesar 0,88% menjadi Rp 565 per saham. Saham CTRA dibuka dengan harga Rp 545 per saham turun dari penutupan sebelumnya sebesar Rp 570 per saham. Saham ini diperdagangkan dengan kisaran harga tertinggi Rp 565 dan terendah Rp 530 per saham, dengan total frekuensi perdagangan sebanyak 4.212 kali dan volume perdagangan mencapai 448.645 saham, serta nilai transaksi mencapai Rp 24,6 miliar.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 1,19% menjadi 5.986,49. Indeks LQ45 juga menguat 1,79% menjadi 594,91. Seluruh indeks saham acuan pada hari tersebut menguat.
Dalam perdagangan hari itu, IHSG berada di kisaran level tertinggi 5.987,01 dan level terendah 5.890,44, dengan 430 saham menguat, 212 saham melemah, dan 141 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan mencapai 1.673.273 kali dengan volume perdagangan mencapai 22,4 miliar saham dan nilai transaksi harian mencapai Rp 10,4 triliun.




