Insentif Imbas Kenaikan Pertamax: Penjelasan Bahlil

by -97 Views

Menteri ESDM Ungkap Belum Ada Keputusan Soal Insentif Kenaikan Pertamax

Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah belum memutuskan pemberian insentif bagi masyarakat, sebagai imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, jenis Pertamax dan Pertamax Green.

Namun demikian, dia mengaku pemerintah tengah melakukan kajian mengenai pemberian insentif, meski tidak terkait langsung dengan kenaikan harga Pertamax ini. “Kita belum ada keputusan sama sekali, kita lagi lakukan kajian,” kata Bahlil saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis malam (11/6/2026).

Kajian Terkait Alternatif Insentif Sedang Dilakukan Pemerintah

Menteri Bahlil menyebut bahwa pemerintah sedang melakukan berbagai kajian terkait alternatif insentif. Meski begitu, prioritas pemerintah tetap pada masyarakat kelompok ekonomi bawah. Bahlil menilai bahwa pengguna BBM non-subsidi umumnya adalah masyarakat dengan kemampuan ekonomi yang lebih baik, jika dibandingkan dengan kelompok tidak mampu yang masih mendapat subsidi.

“Yang penting adalah kita itu menjaga saudara-saudara kita yang ekonomi ke bawah. Ini subsidi sementara yang non-subsidi ini saudara-saudara kita yang punya kemampuan ekonomi jauh lebih baik dari saudara-saudara yang memang harus disubsidi,” ujar Bahlil.

Insentif untuk Mempertahankan Daya Beli di Tengah Guncangan

Jika pemerintah memutuskan memberikan insentif, Bahlil menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah guncangan saat ini. Terkait dengan kenaikan harga BBM non-subsidi, Bahlil menyatakan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan sesuai dengan harga pasar. Perhitungan kenaikan harga telah dilakukan dengan cermat antara PT Pertamina, badan usaha lainnya, dan para pelaku usaha.

(Editor: Hanna)

Source link