Saham TCPI, RSCH, dan MARK Masuk Pengawasan UMA oleh BEI
Saham TCPI, RSCH, dan MARK dalam Pengawasan UMA
Pada hari Selasa, BEI mengumumkan adanya indikasi aktivitas perdagangan yang tidak wajar atau Unusual Market Activity (UMA) pada saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI), PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH), dan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK).
Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menjelaskan bahwa status UMA pada saham-saham tersebut bukan berarti adanya pelanggaran, melainkan bentuk pengawasan untuk melindungi investor dan menjaga perdagangan yang efisien.
Menurut informasi terakhir dari BEI, saham MARK terakhir memberikan informasi terkait dengan laporan registrasi pemegang efek pada 13 Mei 2026. Sementara TCPI dan RSCH memberikan informasi terkini mengenai pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada masing-masing tanggal 20 Mei dan 22 Mei 2026.
BEI Memantau Pola Transaksi dalam Pasar
BEI menegaskan bahwa mereka saat ini sedang memantau perkembangan pola transaksi yang terjadi di pasar terkait saham-saham yang masuk dalam pengawasan UMA. Tujuan pengawasan ini adalah untuk memastikan aktivitas perdagangan tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku tanpa mengganggu integritas pasar.





