Tips Pencatatan 2 Obligasi dan 1 Sukuk: Panduan SEO Terbaik

by -88 Views

Bursa Efek Indonesia Catat Pencatatan Obligasi dan Sukuk

Pada 18-22 Mei 2026, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dua pencatatan obligasi dan satu sukuk di bursa tersebut. Kabar ini langsung menjadi sorotan di pasar keuangan Tanah Air.

Pencatatan Obligasi dan Sukuk di BEI

Mulai dari Obligasi Berkelanjutan I TBS Energi Utama Tahap III Tahun 2026 oleh PT TBS Energi Utama Tbk yang dicatatkan pada Senin, 18 Mei 2026. Obligasi ini memiliki nominal Rp 175 miliar dengan hasil pemeringkatan idA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Tidak hanya itu, PT Bank Mega Tbk juga turut serta dalam penerbitan ini sebagai Wali Amanat.

Pada Jumat, 22 Mei 2026, BEI mencatatkan dua instrumen keuangan sekaligus. Pertama, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia Tahap III Tahun 2026 dari PT Samudera Indonesia Tbk. Sukuk ini memiliki jumlah pokok sebesar Rp 700 miliar dengan peringkat idA+(sy) dari PEFINDO, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk berperan sebagai Wali Amanat. Selain itu, Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap III Tahun 2026 dari PT Energi Mega Persada Tbk juga tercatat dengan jumlah pokok Rp 500 miliar dan pemeringkat idA+ dari PEFINDO, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat.

Total Pemeringkatan dan Pencatatan di BEI

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026, terdapat 62 emisi dari 41 emiten senilai Rp 67,84 triliun yang telah tercatat. Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI mencapai 697 emisi dengan outstanding sebesar Rp 569,01 Triliun dan USD 148,82 juta yang diterbitkan oleh 135 Emiten. Ada pula 188 seri Surat Berharga Negara (SBN) dengan nilai nominal Rp 6.803,28 Triliun dan USD 352,10 juta, serta 7 emisi Efek Beragun Aset (EBA) dengan total senilai Rp 3,57 triliun.

Source link