Lo Kheng Hong Kembali Tertarik pada Saham GJTL dan SIMP

by -95 Views

Investor Lo Kheng Hong Meningkatkan Kepemilikan Saham di Gajah Tunggal dan Salim Ivomas Pratama

Investasi Saham Di Tengah Pasar Lesu

Investor Lo Kheng Hong kembali melakukan aksi beli saham di tengah situasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sedang lesu. Beliau memutuskan untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) serta membeli saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 21 Mei 2025, Lo Kheng Hong menambah jumlah saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) sebesar 912.400 menjadi total 235.830.900 saham GJTL. Hal ini setara dengan 6,77% kepemilikan saham, meningkat dari sebelumnya 6,74%.

Transaksi Saham dan Kinerja Pasar

Pada penutupan perdagangan saham Jumat, 22 Mei 2026, harga saham GJTL mengalami kenaikan sebesar 1,72% menjadi Rp 1.185 per saham. Saham GJTL dibuka pada harga Rp 1.165 per saham, dengan level tertinggi dan terendah masing-masing Rp 1.190 dan Rp 1.145 per saham. Frekuensi perdagangan mencapai 900 kali dengan volume perdagangan 46.733 saham dan nilai transaksi sebesar Rp 5,5 miliar.

Selain menambah kepemilikan saham GJTL, Lo Kheng Hong juga melakukan pembelian saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) sebanyak 793.640.400 saham atau sebesar 5,12%. Belum ada informasi mengenai harga transaksi saham SIMP oleh Lo Kheng Hong.

Pergerakan Saham SIMP dan Realisasi Keuntungan

Sebelumnya, Lo Kheng Hong telah melepas saham SIMP sebanyak dua kali pada 14 April 2026. Pertama, ia melepas 1.377.000 saham SIMP dengan harga Rp 925 per saham. Kedua, sebanyak 6.812.000 saham SIMP dilepas dengan harga Rp 920 per saham. Total penjualan mencapai 8.189.500 saham SIMP dengan nilai transaksi Rp 7,54 miliar, dengan tujuan untuk merealisasikan keuntungan dari status kepemilikan langsung.

Di penutupan perdagangan saham Jumat, 22 Mei 2026, saham SIMP mengalami kenaikan sebesar 4,67% menjadi Rp 560 per saham. Dibuka pada harga Rp 530 per saham, saham SIMP mencapai level tertinggi Rp 565 dan terendah Rp 520 per saham. Frekuensi perdagangan mencapai 2.890 kali dengan volume perdagangan 242.523 saham dan nilai transaksi mencapai Rp 13 miliar.

Source link