Pendapatan dan Laba PT Astra International Tbk (ASII) Menurun di Kuartal I 2026
PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penurunan pendapatan dan laba bersih sepanjang kuartal I 2026. Pendapatan perseroan turun 6% menjadi Rp 78,66 triliun dari Rp 83,36 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih juga mengalami penurunan sebesar 16% menjadi Rp 5,85 triliun dibandingkan dengan Rp 6,93 triliun di tahun sebelumnya.
Penurunan Kinerja
Menurut Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Rudy, penurunan laba disebabkan oleh kontribusi yang lebih rendah dari divisi Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi. Meskipun begitu, bisnis lainnya mampu mencatatkan kinerja yang lebih baik sehingga dapat mengurangi dampak dari penurunan tersebut. Rudy juga menyatakan komitmen perusahaan dalam meningkatkan imbal hasil kepada para pemegang saham dengan melanjutkan program pembelian kembali saham.
Program Pembelian Kembali Saham
PT Astra International Tbk telah merealisasikan pembelian kembali saham sebesar Rp 2,7 triliun hingga kuartal pertama tahun ini. Sementara itu, PT United Tractors Tbk (UT) juga melanjutkan program serupa dengan total pembelian kembali saham mencapai Rp 3,0 triliun sejak program dimulai pada November 2025.
Dengan kondisi pasar yang diperkirakan masih akan menantang, perusahaan akan terus mengelola tantangan dengan cermat dan disiplin. Fokus utama tetap pada menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan di tengah ketegangan geopolitik yang terjadi.





