Tarif Fantastis Kapal Melintasi Selat Hormuz: Berapa Harganya?

by -111 Views

Krisis energi yang disebabkan oleh Iran dengan menutup de facto Selat Hormuz sebagai respons terhadap perang Amerika Serikat-Israel telah menimbulkan dampak yang sangat buruk dalam beberapa dekade terakhir. Jalur ini biasanya mengangkut 20 juta barel minyak per hari, namun telah terhalangi oleh Iran sejak perang dimulai. Dampak dari blokade ini sangat signifikan, mengancam stabilitas ekonomi global dan berpotensi memicu resesi. Banyak kapal terdampar di sekitar selat tersebut, menyebabkan Iran merencanakan untuk memungut biaya tol bagi kapal yang melintasinya sebagai langkah untuk mengamankan jalur tersebut.

Dampak dari penutupan Selat Hormuz juga terasa pada harga minyak global yang melonjak di atas US$100 per barel, meningkat sebesar 40% dari sebelumnya. Hal ini mengakibatkan negara-negara terutama di Asia melakukan penjatahan bahan bakar dan memangkas produksi industri. Negosiasi terus dilakukan antara Iran dan negara-negara terdampak untuk mengizinkan kapal melewati selat tersebut, sementara Iran menuntut pengakuan internasional atas haknya untuk mengontrol jalur tersebut sebagai salah satu syarat pengakhiran perang.

Di lain pihak, Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO) melaporkan bahwa hampir 2.000 kapal menunggu di kedua sisi selat untuk dapat melintasinya, menunjukkan betapa besar dampak dari blokade ini. Penumpukan kapal tersebut menunjukkan bahwa banyak operator kapal memilih untuk menunda perjalanan melalui Hormuz, sehingga berkomitmen untuk melakukan pengalihan rute yang lebih jauh. Hal ini menjadi perhatian serius dalam stabilitas dan ketersediaan pasokan minyak dan gas di pasar global.

Source link