Volatilitas Tinggi di Tengah Konflik Timur Tengah: Analisis Terkini

by -95 Views

Pasar keuangan saat ini masih menunjukkan volatilitas tinggi yang sensitif terhadap berita utama dan pergerakan harga energi. Konflik AS-Israel dan Iran turut mempengaruhi kenaikan harga minyak dan tingginya ketidakpastian. Riset dari PT Ashmore Asset Management Indonesia menunjukkan bahwa konflik di Iran diharapkan berakhir lebih cepat untuk menjaga stabilitas harga energi dan menghindari inflasi global yang naik. Pemilihan paruh waktu di AS juga menjadi faktor penting karena pemilih sensitif terhadap tekanan biaya bahan bakar dan biaya hidup.

Federal Reserve diharapkan untuk mengambil keputusan yang hati-hati, sementara Eropa dan Asia sebagai importir energi utama akan merasakan dampak biaya energi yang tinggi terhadap kesehatan fiskal. Ashmore merekomendasikan investor untuk mengambil posisi defensif namun tetap menghadapi risiko dengan bijaksana. Untuk saham, Ashmore lebih suka perusahaan berkualitas tinggi yang pendapatannya dalam dolar AS, sementara untuk pendapatan tetap, mereka lebih memilih obligasi berkualitas tinggi dengan durasi pendek dan likuiditas yang kuat hingga ada kepastian de-eskalasi dan stabilitas pasar.

Source link