Dorong Pembangunan Berkelanjutan dengan WED 2026

by -63 Views

Indonesia akan menjadi tuan rumah World Engineering Day for Sustainable Development (WED) 2026, yang diharapkan akan menjadi platform untuk meningkatkan pengakuan sosial terhadap insinyur dan mendorong peran mereka dalam pembangunan berkelanjutan. Presiden World Federation of Engineering Organizations (WFEO), Er. Seng Chuan Tan, mengungkapkan kebanggaannya atas penyelenggaraan WED 2026 dengan kerjasama dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Melalui acara ini, WFEO akan membagikan pengetahuan bersama dengan para pemimpin riset di Indonesia.

Sementara itu, Seng Chuan Tan juga mengumumkan kehadiran dua pilar utama, yaitu World Academy of Engineering dan WFEO Institute. World Academy of Engineering bertujuan untuk mengumpulkan berbagai jenis penelitian dan para peneliti terbaik di dunia di bawah naungan WFEO, memberikan kesempatan bagi peneliti Indonesia untuk bergabung. Sedangkan WFEO Institute merupakan bagian dari pengembangan WFEO Academy yang menyediakan sertifikasi untuk insinyur untuk bekerja lintas negara.

Pada kesempatan yang sama, Seng Chuan Tan mengatakan bahwa mereka telah berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan penelitian terkait perubahan iklim, adaptasi terhadap tantangan iklim, serta berbagai solusi teknologi. World Engineering Day juga telah memfasilitasi pertemuan internal dan diskusi penting tentang keberlanjutan, digitalisasi, dan pentingnya kemanusiaan dalam inovasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara pertama di ASEAN yang menyelenggarakan kegiatan WED sekaligus UNESCO AI Readiness Assessment. Meskipun demikian, tantangan yang dihadapi termasuk kurangnya insinyur di Indonesia. Namun, pengembangan AI Generatif berpotensi besar bagi Indonesia, menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi nasional.

World Engineering Day sendiri telah menjadi agenda global yang ditetapkan oleh UNESCO, dengan tema ‘Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization’. Sekitar 600 peserta dari 39 negara mengikuti WED 2026, termasuk Indonesia, yang diharapkan dapat menjadi langkah penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dengan kontribusi vital dari para insinyur.

Source link