Pagi ini, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan 97,47 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.894,70. Indeks LQ45 juga turun 8,52 poin atau 0,97 persen ke posisi 866,58. Meskipun sebelumnya IHSG berpeluang menguat, namun aksi jual saham oleh investor asing sebesar Rp 964 miliar pada perdagangan saham Kamis, 22 Januari 2026, menyebabkan penurunan. Saham BBCA, BMRI, ANTM, BBNI dan BBRI banyak yang dijual oleh asing.
Para analis memperkirakan IHSG berpotensi rebound hari ini. Level resistance pertama ada di 9.100 dan resistance kedua di 9.150 sebagai area supply utama dalam jangka pendek. Sementara itu, level support pertama di 8.975 dan support kedua di 8.900 akan berperan sebagai penahan koreksi. Critical level di 8.875 menjadi kunci untuk menjaga struktur bullish tetap valid.
Dalam hal keputusan investasi, pembaca diingatkan untuk selalu melakukan kajian dan analisis sebelum membeli dan menjual saham, karena keputusan investasi merupakan tanggung jawab personal. Liputan6.com berfungsi sebagai sumber informasi yang tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang mungkin timbul dari keputusan investasi yang diambil.





