Penyebab Turunnya IHSG ke Level 8.800

by -38 Views

Pada hari Senin, IHSG sempat mengalami koreksi yang cukup dalam, dengan turun 1% pada sesi perdagangan saham kedua. Namun, analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menjelaskan bahwa penurunan tersebut disebabkan oleh saham emiten-emiten energi yang mengalami penurunan sekitar 2%. Meskipun demikian, Herditya optimis dengan adanya potensi rebound IHSG karena investor mulai mengambil peluang setelah koreksi yang cukup dalam sebelumnya.

Di sisi lain, pengamat pasar modal Reydi Octa menambahkan bahwa pelemahan IHSG sekitar 2% hari itu dipicu oleh aksi ambil untung yang agresif setelah IHSG mencapai level psikologis 9.000. Menurut Reydi, pasar memerlukan katalis yang lebih kuat agar penguatan bisa bertahan di atas level tersebut. Meskipun ada tekanan pada saham-saham berisiko tinggi seperti BUMI dan DEWA, Reydi menganggap bahwa koreksi masih dalam batas wajar dan belum mengubah arah tren pasar secara keseluruhan.

Data RTI menunjukkan bahwa IHSG bergerak di kisaran 8.715,41 hingga 9.000,96 selama sesi kedua perdagangan saham, dengan sebagian besar saham mengalami penurunan. Sektor saham infrastruktur dan energi menjadi yang paling terpukul, sementara sektor industri mengalami kenaikan terbesar. Meski demikian, beberapa saham seperti DKHH, MSKY, dan SOHO justru mengalami kenaikan signifikan selama sesi perdagangan tersebut.

Secara keseluruhan, pasar saham pada hari tersebut bervariasi dengan adanya tekanan dan koreksi pada sejumlah saham. Meskipun IHSG turun, para analis masih melihat potensi rebound dan kembali stabilnya pasar saham dalam waktu dekat.

Source link