PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) telah mengumumkan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025. Penawaran tersebut bertujuan untuk menghimpun dana yang akan digunakan untuk membayar utang kepada bank, lembaga keuangan non-bank, dan kebutuhan modal kerja perusahaan.
Dalam PUB I ini, ENRG memiliki target penghimpunan dana hingga Rp 4 triliun dengan nilai pokok obligasi yang ditawarkan maksimal Rp 500 miliar. Dana yang diperoleh dari penerbitan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kewajiban finansial dan kebutuhan operasional perusahaan.
Obligasi ini akan dikeluarkan dalam tiga seri, A, B, dan C dengan jangka waktu masing-masing 370 hari kalender, 3 tahun, dan 5 tahun, serta akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keterbukaan informasi di pasar modal.
ENRG telah memperoleh peringkat A+ (Single A plus) dari Pefindo untuk Obligasi Berkelanjutan I ENRG. Perusahaan yang bergerak di sektor eksplorasi, pengembangan, dan produksi minyak serta gas bumi ini mengelola 13 aset hulu migas di Indonesia dan Mozambik. ENRG juga telah mencapai sejumlah capaian operasional, termasuk inisiasi produksi Lapangan TSB (Kangean PSC) yang mencapai puncak 300 MMSCFD dan produksi gas stabil di rata-rata 80 MMSCFD dari Bentu PSC.





