Para pecinta mobil berdebat apakah mobil sport listrik yang emosional memang benar-benar mungkin. Meskipun mobil listrik memiliki performa teknis yang superior, banyak yang masih lebih suka mobilitas konvensional. Mercedes, melalui divisi AMG-nya, percaya bahwa mereka dapat mentransfer pengetahuan dari mobil berbahan bakar ke kendaraan listrik. Dalam wawancara terakhirnya sebelum pindah posisi, CEO AMG Michael Schiebe berbagi alasan mengapa kita harus antusias terhadap mobil listrik.
Tim insinyur AMG saat ini tengah merancang mobil listrik performa tinggi. Meskipun mesin pembakaran konvensional sudah tak lagi relevan, para ahli disewa untuk mereplikasi suara khas dari mesin V-8. Meskipun banyak skeptis, Schiebe percaya bahwa mereka dapat menarik perhatian dengan menghadirkan sensasi perpindahan gigi yang disimulasikan. Tim mereka saat ini tengah mengembangkan “V-8 listrik terbaik di pasaran” dengan harapan mendekati hubungan mekanis yang mampu membawa pengemudi lebih dekat dengan sensasi mobil bensin.
Meskipun memahami bahwa beberapa konsumen masih skeptis terhadap mobil listrik, AMG tetap berkomitmen untuk mempertahankan kualitas dan performa. Mesin V-8 terbaru yang tengah dikembangkan akan memiliki tenaga lebih besar dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Mesin ini juga akan memenuhi standar emisi Euro 7 yang akan datang, sehingga tetap sesuai dengan regulasi Uni Eropa yang semakin ketat. Mesin delapan silinder ini akan tetap tersedia hingga tahun 2027 untuk memenuhi kebutuhan konsumen, sebelum perpindahan akhir menuju mobil listrik.
Dalam mewujudkan visi mobil listrik performa, sedangkan produsen mobil lain tengah berinvestasi dalam hibrida plug-in dengan performa tinggi. Mercedes tetap optimis bahwa dengan mengintegrasikan teknologi listrik ke dalam mobil sport mereka, mereka dapat menciptakan pengalaman yang tetap menghibur dan memuaskan bagi penggemar mobil konvensional. Meski pergeseran ke mobil listrik belum sepenuhnya diterima, produsen mobil seperti Mercedes tetap berkomitmen untuk membawa inovasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.





